KETIKA soreh menyapa, mengendarai roda, saya melintasi desa Jala. Desa dimana sebagian masyarakatnya menggantung hidup di laut. Di sudut kampung, di arah utara dekat jembatan, laju motor ditepikan. Mega-mega dengan lembayung senja menghiasi semesta. Dari kejauhan, saya memperhatikan dua muda mudi sedang bergantian melakukan swa foto di pinggir pantai. Mereka berusaha dengan handphone di tangan, memotret dirinya dengan beaground laut dengan pancaran sunset yang nan indah. Saya sempat bergumam, jikalau pantai ini, di tata, di kelola untuk dijadikan wisata pantai. Maka, akan banyak keuntungan bagi perputaran roda perekonomian masyarakat pesisir. Banyak pelancong yang menyambangi, menikmati suasana pantai sambil menikmati kuliner khas masyarakat desa Jala. Di padu dengan sunset yang memanjakan mata, alangkah beruntungnya mereka yang bisa menikmati suasana pantai di desa Jala. Saya masih di sini, di atas jembatan, sesekali pandangan ini menyaksikan dua sejoli dari kejauhan yang...