
Pagi yang cerah, saya masih beraktifitas seperti biasa, masih bertatap muka dengan layar komputer, terdengar suara dari luar bahwa ada salah satu pegawai keuangan sekolah di bawah ke rumah sakit.
Padahal beliu barusan pamitan keluar mau ke Bank untuk mengurus keuangan sekolah. Berselang beberapa menit berlalu, dapat kabar bahwa beliu sudah meninggal di rumah sakit.
Tentu ini mengangetkan semua orang yang mendengar, termasuk saya, sebab sebelumnya beliua masih sehat & bisa beraktifitas seperti biasanya, tapi tiba-tiba meninggal.
Akhirnya saya dan beberapa teman pun berangkat menujuh ke rumah sakit, setelah sampai rumah sakit kami pun menuju ruang UGD, tempat dimana beliu menghembuskan nafas terakhirnya.
Melihat kondisi beliua yang terbaring tidak bernyawa lagi kami merasah sedih dan kehilangan. Sambil menunggu pihak keluarga kami pun ngobrol sama petugas Bank yang mengatarkan beliua ke rumah sakit.
Menurut cerita dari pihak Bank, beliua pada saat itu lagi melakukan transaksi, tapi tiba-tiba merasa tidak enak badan dan meminta segelas air hangat sama teller Bank.
Beberapa menit kemudian kondisi beliu semakin mengwatirkan, akhirnya pihak Bank mengantarkan beliua ke rumah sakit terdekat.
Bahkan transakasinya di Bank juga belum sampai selesai, buru-buru langsung di bawah ke rumah sakit.
Dari keterangan dari dokter pun, bahwa beliua mengidap penyakit kronis dan sudah komplikasi, maka sulit untuk di selamatkan.
Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya istri dan keluarga tiba di rumah sakit dengan diselimutin rasa khawatir dan binggung. Karena memang dari awal belum ada yang menginformasikan bahwa beliua sudah meninggal dunia.
Suara tangis pun terdengar dan tidak bisa terbendung lagi ketika mengetahui bahwa suaminya sudah tidak bernyawa lagi.
Beberapa sauadara dan keluarganya pun coba untuk menenangkannya, walau pu mereka juga di selimuti rasa sedih yang mendalam, tapi berusaha tegar.
Jenajah pun di bawah ke rumah duka untuk di mandikan dan di sholatkan, biar segerah di makamkan.
Semoga beliua meninggal dengan khusnul khotimah dan diampuni semua dosa-dosanya.
Keluarga yang ditinggal di berikan kesabaran dan ketabahan. Ami ya rabbal alamin.
Semoga kejadian ini, jadi pengingat buat kita semua, bahwa kematian bisa datang kapan saja dimana saja, kalau memang waktunya sudah tiba.
Semogah kita semua di wafatkan dalam keadaan khusnul khotima. Amin
Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan, anda sopan kami segan