Langsung ke konten utama

Wanita akan dilihat dari Masa Lalunya, dan laki- laki akan dilihat dari masa depannya


Sebelumnya membahas wanita itu harus lebih berhati-hati, karena kebanyakan wanita itu sensitif jika yang dibahas adalah dirinya sendiri.

Wanita dalam masyarakat akan di lihat dari masa lalunya, tentu saja ini bukanlah penilaian Allah, tetapi penilaian manusia, dan dalam penilaian masyarakat untuk wanita sendiri sangat berpengaruh masalalunya seperti apa. Sebagai contoh seorang wanita yang mempunyai aib yang buruk, mau dia bertaubat atau berhijrah sekalipun, tidak akan lepas dari penilaian orang, dan ini akan menjadi penilaian tersendiri di tengah-tengah masyarakat. Orang-orang akan melihat bagaimana masalalunya, aibnya yang dulu, dll.

Tulisan ini tidak bermaksud memojokkan wanita, ini lebih kepada teman-teman agar berhati-hati dalam bergaul, perlu saya katakan ini adalah sebuah bentuk kepedulian tetapi bukan berarti saya yang lebih tau, ini lebih kepada konteks peringatan dan saya anggap ini adalah tamparan keras untuk saya sendiri. Ada hal hal yang perlu di coba, akan tetapi ada hal hal yang SAMA SEKALI TIDAK BISA DI COBA.

Laki-laki dan perempuan itu berbeda, dari segi ibadah mungkin sama, tapi dari segi medis sangatlah berbeda, laki-laki melakukan hal seksual sekalipun tidak meninggalkan bekas apapun, tapi kalau perempuan yang melakukan hal yg sama dia meninggalkan bekas.

Saya beranggapan dunia itu tidak adil kenapa dunia itu tidak adil, karna perempuan di lihat dari masa lalunya, sedangkan laki-laki itu dilihat dari masa depannya. jika laki-laki yang melakukan kesalahan masih bisa di terima, tetapi jika wanita yang melakukan kesalahan akan terus melekat pada dirinya.

Adapun konteks pertobatan bahwa Allah akan mengampuni semua dosa hambanya. Seperti Hindun sekalipun masih di terima pertaubatanya oleh Allah dan Rasullah menerimanya sebagai seorang Muslimah.

Lalu ada pertanyaan jika kita mempunyai dosa di masa lalu, terkait dengan kenakalan remaja apakah kita pantas mendapatkan laki2 yang baik? Jawabnya tentu saja bisa dengan syarat taubat nasuha, taubat yang sebenar benarnya taubat, merubah hidupnya secara total dan yg penting di terima oleh Calon suaminya. Itulah faktanya wanita selalu di lihat dari masa lalunya, Maka hati hatilah dengan perbuatan kita, jangan sampai itu menjadi beban untuk kita di masa depan.

Mohon maaf silahkan di kritik kalau salah dalam menulis masih perlu belajar lagi.

Wallahu a'lam bissowab.

Penulis : Miftahul Jannah

Komentar