Langsung ke konten utama

HIJRAH


Seiring berlalunya waktu, bergantinya tahun, perubahan demi perubahan terus berlalu. Mengajarkan saya banyak hal dalam hidup ini, termasuk tentang hijrah, walau pun pada awalnya terdengar sangat asing di telinga saya pada saat itu.

Tanpa sadar pun saya sudah lama hijrah ternyata, sejak zaman kuliah pun saya sudah hijrah dari Dompu ke Mataram untuk menuntut ilmu.

Selesai kuliah pun saya hijrah lagi ke Kalimantan untuk mencari sesuap nasi, dan sedikit pengalamam, untuk bekal hidup kedepannya.

Tiga bulan saya menganggur, sebelum saya mendapatkan pekerjaan waktu itu, waktu yang cukup lama untuk menunggu, menunggu pekerjaan yang di harapkan, tapi tidak terasa waktu pun berlalu begitu saja.

Pada saat itu lah semua di mulai, saat dimana saya masih duduk manis di depan sebuah komputer, menyelesaikan tugas-tugas kantor yang belum selesai. Sambil merenungi tentang hakekat dan tujuan hidup ini yang sebenarnya.

Dari beberapa media sosial dan video-video ceramah ustadz di youtube pun saya mulai belajar mengenai hijrah, walaupun kita tahu terkadang ada saja cobaannya yang membuat saya malas dan mengabaikannya.

Hijrah bukan semata sebuah ungkapan manis yang selalu di ucap setiap saat dan setiap waktu, tapi jauh lebih dari itu adalah sebuah sikap nyata dari dalam diri, meningalkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Tapi yang paling penting adalah tetap istiqomah di jalannya.

Di dalam perjalannya pun banyak hal yang sudah di tinggal, termasuk di dalamnya kemewaan dan kesenangan dunia. Karena aku sadar hidup cuman sementara, bukan selamanya.

Kita baca dari sejarahnya, Nabi saja ketika hijrah ke madinah, Allah tidak menberikan ke pada biliua, pertama kali datang dengan kelebihan harta yang melimpah, Allah tidak memberikan kemewahan kepada biliua, tapi yang paling menarik, seperti 'Ashabul Kahfi' sempit di dalam goa, tetapi lapang di dalam dirinya. Nabi datang ke tempat yang luar biasa terbatas, tempat tinggalnya terbatas, ruangannya sempit, tapi ketika hatinya dekat dengan Allah, kesempitan itu menjadi kelapangan dalam dirinya.

Apa lah lagi kita sekarang ini yang di lengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang ada, jangankan untuk berniat, berpikir saja mungkin tidak untuk hijrah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...