Langsung ke konten utama

JIWA DAN RAGAKU TAK SEJALAN

Ragaku di sini, tapi jiwaku ada di sana. Ketika sedang berada jauh dari rumah, terkadang jiwaku terasa tertinggal di sana. Bukannya nggak betah di perantauan, tapi rasa rindu memang seringnya menghampiri tampa kenal waktu dan kondisi. Benar juga kata orang, jaraklah yang akhirnya menyadarkanmu betapa berharganya keluarga di rumah. 

Terasa sepi dan menyiksa di tengah keramaian, jiwaku tak bisa terima kenyataan di depan mata, sementara yang terasa jiwa ini kosong, pikiran ini entah ada dimana. Bukan disini, bukan ditempat ini, bukan dikota ini. Aku benci suasana ini, aku bukan benci tempat ini, aku tak sanggup menyelami yang ada di depan mata ini. Aku lebih tenggelam dalam lamunan kesuatu tempat yang jauh. Jauh dari sini, jauh dari nyata. Karena hanya sebuah keterpaksaan.

Aku ada disini karena keadaan akibat suatu pilihan. Pilihan hidup yang harus membawaku ketempat ini, menjalani pilihan hidup untuk mengubah nasib. Nasib hidupku yang lebih baik disini dari pada dikampung halaman.

Ada saatnya aku menangis karena merasakan rindu. Sedih karena tak bisa langsung menatap wajah orang tua dan saudara untuk menyampaikan rasa kangen. Hanya suara mereka yang bisa menguatkan. Doa-doa mereka yang bisa memberi kita cahaya terang. Saat ini mungkin aku menderita. Tapi yakin InsyaAllah akan berakhir dengan indah. Asakanl tetap bersabar, bertahan dan berani melangkah kedepan.

Kangen saat seperti dulu, biasanya sehari sebelum lebaran suasana rumah ramai dengan semua persiapan lebaran seperti, buat jajan lebaran, bersih-bersih rumah, nyetrika pakaian lebaran dan sebagainya. Lebaran ini, tidak seperti lebaran sebelumnya. Namun sekarang semuanya berbeda, aku akan lebaran di perantauan, jauh dari keluarga dan sanak saudara, itu salah satu resiko yang harus aku terima. Waktu dan keadaan yang membuat hidup kita keras sehingga jarak itu semakin lama semakin membuat kita lebih kuat untuk menahan rasa rindu ini.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...