Langsung ke konten utama

MENGENANG KISA KALA BERSAMAMU YANG KINI MENJAUH

TEMARAM senja dengan desiran angin laut menyapa semesta, aku terus di sini menanti dalam ketidak pastian. Cintamu yang dulu kini tak bersemi lagi. Engkau telah mendua dengan yang lain dengan bermadu kasih tanpa iba meninggalkan ku.

Kita pernah bersama, pernah menguatkan dalam banyak masalah. Saling menjaga, kala silau dunia menghantui. Tak ada yang mampu memisahkan hubungan kita, ketika cinta itu bersemi. Mekar, seperti lambaiyan bunga yang mendayung diterpa angin semilir.

Cinta telah menguatkan kita cukup lama, dan ketika itu kita yakin bahwa semua tetap bersemi dari awal hingga akhir. Tak tertuliskan semua yang pernah kita lalui. Namun, rasa itu tetap bersemi kala kesendirian itu ku lalui.

Kini, semua telah berubah. Yang tertinggal hanya kenangan. Yang tersimpan hanya cerita. Tak ku sesali perpisahan ini, tapi yang ku sayangkan kenapa engkau bisa menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Kenapa harus engkau yang datang. Kenapa bukan yang lain.

Aku menyadari bahwa berapa pun pertanyaan, tak akan mengurungkan niatmu untuk pergi meninggalkanku. Engkau telah memutuskannya, dan aku tak sanggup menghentikan langkahmu. Biarkan cintamu yang dulu, menjadi pelupur lara, kala senja menemaniku di waktu kesendirian.

Di sini, aku masih sendiri, masih belajar mendamaikan perasaanku akan masa-masa dimana kita pernah melalui hari bersama-sama. Cintamu pernah menguatkan diriku kala terjatuh. Engkau selalu siap setiap waktu kala letih menghujam hidupku. Tapi sayang, masa itu telah menjadi kepingan kisah, yang kini menjadi fosil.

Ku mencoba mengelak untuk mengenang masa itu. Namun tak bisa. Kenangan itu menari-nari dalam benakku. Inginku melepasnya bersama desiran ombak yang menabrak karang, membiarkannya menjauh bersama semilirnya angin laut, dan hilang bersama mega-mega di ufuk barat kala malam menjemput hari.

Saat ini, aku masih di sini menikmati hari di atas pasir putih, di Ali's Bar. Dimana hari-hariku mencoba merangkai kembali masa-masa pengharapan, agar esok menemukan yang terbaik untuk mengisi perasaan ini. Ku sadari yang terbaik tak mudah kutemui, dan ku berharap penuh cinta, semoga yang datang bisa menemaniku sampai mentari tak lagi mekar di ufuk timur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...