BELAKANGAN ini, puncak gunung Moro Wawo yang berada di timur desa Sawe, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat mulai ramai di sambangi. Baik organisasi pecinta alam lintas kampus, maupun para pemuda lintas desa di kecamatan Hu'u.

Gunung Moro Wawo memang menyuguhkan pemandangan yang membuat semua orang akan berdecak kagum ketika berada di puncaknya. Pasalnya, di atas puncak, pandangan bisa menjangkau semua arah, baik perkampungan di sisi barat seperti desa Sawe, desa Cempi Jaya, desa Rasabou, desa Jala, bahkan Teluk Cempi yang membentang menjurus dari selatan ke utara sangat terlihat begitu jelas. Sedangkan di bagian timur Moro Wawo, gugusan gunung bergelombang yang berbatasan langsung dengan kabupaten Bima memanjakan mata.
Bahkan yang paling menakjubkan ketika para pendaki memutuskan untuk menginap beberapa malam di atas puncak gunung Moro Wawo, mereka bisa menikmati sunrise di kala pagi menyapa dan akan disuguhkan dengan sunset kala temaram senja di ufuk barat semesta.
Untuk bisa sampai di puncak gunung Moro Wawo, para pendaki bisa melalui jalur yang umumnya digunakan para pendaki selama ini. Dari kota Dompu, para pendaki bisa menelusuri jalan dengan roda dua dan roda empat menuju ke selatan. Sesampainya di dusun Lodo, Desa Sawe, para pendaki bisa memarkirkan kendaraannya di rumah-rumah warga. Kemudian perjalanan ke timur, dengan berjalan kaki dan menapaki jalan setapak dengan melewati persawahan warga yang membentang luas dengan tanaman tembakau yang hijau. Di kaki gunung, para pendaki akan diperhadapkan dengan jalan menanjak dan hamparan medan yang terlihat ekstrim.

Di perjalanan menuju puncak, para pendaki bisa menikmati air terjun Kentul Boki yang sangat dingin. Sejenak para para pendaki bisa memutuskan untuk mengisi air dalam wadah tertentu untuk kebutuhan selama berada di puncak gunung Moro Wawo. Bahkan jika ingin mandi terlebih dahulu sebelum benar-benar memutuskan melanjutkan perjalanan, nampaknya bisa menjadi pilihan yang bagus agar badan kembali fresh.
Perjalanan ke puncak hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Namun demikian, selama perjalanan para pendaki akan disuguhkan banyak pemandangan yang memanjakan mata. Ketika sampai di puncak Moro Wawo, segala lelah dan letih akan terbayar lunas dengan suguhan lukisan ilahi yang terasa sulit dinarasikan dengan berbagai jenis kata dan kalimat.
Jika para pecinta wisata alam tertarik menaklukkan berbagai medan ekstrim, Anda bisa berkunjung dan mendaki gunung Moro Wawo kapan pun Anda inginkan. Namun perlu untuk saling mengingatkan agar kelestarian alam tetap terjaga, penting untuk membawa kembali segala jenis sampah makanan selama berada di atas puncak gunung Moro Wawo.
Salam lestari..
Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan, anda sopan kami segan