Langsung ke konten utama

KISAH SEDEKAH MENGHARUKAN


KISAH SEDEKAH MENGHARUKAN, ALLAH Bayar Kontan Biaya Operasi Si Miskin - Ustadz Khalid Basalamah

Allah selalu dengan prasangka hamba-hambaNya. Ini harus digaris bawahi teman-teman sekalian banyak kisah nyata berhubungan dengan masalah ini, kalau kita menggantungkan nasib kita pada Allah ini luar biasa.

Ada seorang Syeikh, saya dengarkan ceramahnya menarik sekali. Saya tidak tahu orang itu siapa tapi cuplikannya saya dapat dari seorang teman dari Jeddah mengirimkan ke saya. Orang ini cerita Syekh ini menceritakan cuplikannya yang ada di HP saya.

Dia bilang saya suatu waktu pernah ke Mesir dan di Mesir ini saya lagi dari satu daerah mau ke Kairo, itu saya tiba di Kairo mungkin sekitar jam 2 malam, pesawat saya selepas subuh harus berangkat kembali ke Saudi. Saya pun telepon pengurus Masjid Saya mungkin mau mampir di masjid yang saya ceramah kemarin di Kairo itu, saya mau tinggal di sana mungkin 2 atau 3 jam istirahat, nanti habis itu baru kemudian saya berangkat ke Saudi habis subuh.

Tiba jam 2 malam dan turun dari mobil, saat di masjid lampunya nyala semua nih. Kemudian setelah saya masuk masjid saya temukan ada orang di mihrab lagi sujud nangis-nangis. Luar biasa tangisannya itu kalau orang dengar membuat orang yang dengar pun mau menangis, saking luar biasa dia merengeknya sama Allah dalam sujudnya.

Kata Syeikh ini, saya pun sambil berdoa sama Allah ya Allah kabulkan permintaannya orang ini. Walaupun saya belum tahu apa yang diminta. Selesai dia shalat saya dekati dia saya bilang Masya Allah Doa apa ini luar biasa. doa yang diikuti dengan tangisan di sepertiga malam menjelang subuh Allah turun dari kelangit ke bumi InshaAllah pasti di kabulkan nih, dia bilang demi Allah Syeikh, karena Syeikh ini orang Arab biasanya panggil bisa orang pintar bisa orang kaya bisa orang tua. Jadi kalau antum dipanggil Syeikh, jangan bangga dulu ya karena banyak maknanya.

Jadi dipanggil syeikh, tidak tahu biasanya di Saudi juga bisa begitu ya, kalau ada orang kita tidak kenal dipanggil Syeikh, walaupun antum sebenernya bukan Syeikh. Demi Allah Syeikh, dia tidak tau jika dia memang ulama.

Istri saya sekarang lagi dirawat di rumah sakit dan saya harus bayar 14.500 pound, poundnya Mesir. Saya harus bayar rumah sakit, kalau enggak istri saya enggak bisa dioperasi dan sudah parah sekali ini. kata Syeikhnya, jadi gara-gara itu kau sujud sama Allah, dia bilang iya, lanjutkan nangis sama Allah,  Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang ikhlas minta padaNya, lanjutkan, nikmati sujudmu pasti Allah akan berikan jalan keluar.

Dia bilang, iya, baik. orang itu kembali ke mihrab menangis lagi shalat sujud sama Allah, dan dalam doanya, ya Allah istri saya .. mau dibayar besok ke rumah sakitnya Jumlahnya sekian saya tidak pegang uang satu pound pun, ini 14.500 pound ini banyak sekali.

Baiklah kalau begitu, Syeikh ini bilang saya mau tidur dulu 1 jam menjelang adzan subuh, dia bilang ada Marbot masjid datang bangunin saya, sudah azan salat qobliyah sholat sunat fajar sebentar lagi waktu iqomah, pengurus masjid tahu kalau dia ulama. Syeikh tolong jadi imam, dia bilang saya capek baru istirahat 1 jam, tidak mengapa baca ayat-ayat pendek atau surah-surah pendek saja.

Rupanya di dekat masjid itu ada 1 pengusaha Mesir, apartemennya itu cukup dekat dengan masjid, dan dia juga suka ikuti ceramahnya Syeikh ini di youtube, dia bilang turun dari apartemennya ikut shalat berjamaah di masjid karena dia kenal suaranya Syeikh ini, begitu selesai shalat saya lagi dzikir datang orang itu, dia bilang Syeikh ahlan wasahlan saya salah satu penggemar anda di YouTube dan saya dengar suara tadi tidak asing dan lansung saya kenal.

Saya tadi awalnya mau shalat di masjid lain, tapi karena saya dengar suara Syeikh lansung saya sholat di masjid ini, dia bilang, "Syeikh saya mau minta tolong satu hal" kata Syeikhnya kenapa, saya sudah menghitung zakat uang perusahaan saya, saya harus alokasikan 14.500 pound. Kata Syeikhnya, orang itu bilang saya mau alokasikan zakat Saya 14.500 pound. Syeikhnya pun nangis mendengar itu, menangis terisak-isak, kata orang itu kenapa anda nangis Syeikh? Saya ga bisa jelasin.

Kemudian saya lihat di kiri kanan di shaf, mana orang yang tadi malam shalat tahajud, rupanya ada di ujung, dipanggil sama Syeikh, fulan kesini, lalu orang itu pun datang, ceritakan masalah kamu apa?. Syeikh saya punya masalah, istri saya di operasi harus bayar 14.500 pound hari ini, kalau tidak nggak operasi, kata Syeikhnya tiba-tiba si pengusaha ini pun menangis. orang ini juga heran kenapa kalian berdua menangis dia masih bingung, kata Syeikhnya biarin orang ini yang jelaskan, pengusaha bilang demi Allah Syeikh, saya sudah satu minggu taruh uang ini di lemari saya, sudah seminggu, setiap hari istri saya bilang turunkan, bukan( hak kita ), haknya Allah, zakat itu, keluarkan. Dia bilang saya ingin dapat 1 orang yang saya kasih langsung dari pada saya bagi-bagi Saya mau 1 orang saya kasih selesaikan masalah dia dan Allah selamatkan saya di akhirat.

Orang ini jadi ikut nangis lagi, kata pengusahanya ini uangnya 14.500 pound. Semoga Allah selesaikan urusan saya di akhirat gara-gara saya bantu kamu. Kata Syeikhnya, demi Allah yang terjadi hari ini, di luar dari apa yang kita pikirkan dan rencanakan, kuasa Allah teman-teman, cuman kita selalu terburu-buru berprasangka tidak baik kepada Allah.

Kalau seseorang di perusahaan mau dinaikkan gajinya saja atau mau di naikkan jabatannya harus tulis surat permohonan nggak mungkin juga baru hari ini dimasukkan kemudian ketuk ruangan dirutnya mana permintaan saya kemarin? atau hari ini? nggak mungkin, seminggu dia sabar dua minggu dia sabar dengan berharap datang panggilan. Kenapa dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala kita tidak begitu teman-teman. banyak orang buru-buru dan kebanyakan orang mau menggantungkan permintaannya kepada Allah hanya pada hal-hal yang kecil.

Baca juga : Belajar Sedekah Subuh dari Syeikh Ali Jaber

Hal yang besar tidak atau sebaliknya, kenapa tidak pernah minta sama Allah dikasih motor dikasih mobil dikasih rumah kenapa hanya minta kalau penyakitnya dihilangkan baru kembali kepada Allah itu pun seringkali kita jadikan Allah nomor 30 temen-temen sekalian, ke dokter ini ke dokter itu resep ini resep itu. Nanti kalau sudah mentok nggak bisa sembuh baru shalat tahajud. Salah itu, Islam mengajarkan kita bahwa sebelum makan berdoa sebelum tidur berdoa sebelum aktivitas berdoa sebelum ke dokter doa dulu supaya Allah jadikan kesembuhan karena dokter resepnya cuma semoga lekas sembuh, tidak ada pasti sembuh ya makanya teman-teman sekalian kembali kepada Allah adalah jalan yang paling luar biasa coba merengek kepada Allah. Dan Allah pasti tidak akan pernah memungkiri janji-janjiNya.

Komentar

Kisah motivasi.. patut dibaca!
Neztra mengatakan…
Kalo sedekah ikhlas Insa'Allah Allah akan membalasnya sendiri.