Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding.
Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan.
Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu kebenarannya gumpalan aneh tersebut ternyata cumi-cumi berukuran raksasa, ketika lampu senter dinyalakan pada gumpalan itu terlihat butiran-butiran kecil yang merupakan ratusan ribu bayi cumi-cumi yang sedang berenang di dalamnya.
Menurut analisis dari sampel DNA yang diambil, ini berasal dari cumi-cumi seri pendek, keberadaan lautan yang begitu luas seringkali memunculkan pertanyaan, terlebih lagi dengan adanya penemuan sekumpulan patung, patung-patung ini nampak berkumpul seolah menunjukkan peradaban yang sudah hidup ratusan tahun lamanya.
Lumut dan kerang memenuhi patung dan mengundang beberapa ikan hidup di dalamnya. Apakah kehidupan di dalam laut benar-benar ada atau hanya sekedar peninggalan dinasti zaman purba yang tenggelam? walahualam.
Seorang pria menemukan makhluk misterius di tengah hutan dan menyebutnya sebagai monster laut karena penampakan yang aneh sekilas bentuknya pipih mirip seperti ikan, pari tapi jika dilihat lagi bentuknya juga menyerupai ubur-ubur, ketika dilemparkan sesuatu makhluk tersebut diam saja dan benda yang dilempar seakan-akan akan menembusnya.
Ada yang menyebut kemungkinan makhluk ini adalah mutasi makhluk laut akibat polusi nuklir namun ada juga yang beranggapan bahwa makhluk ini adalah alien. Bagaimana menurutmu gaes makhluk misterius atau hanya fenomena alam biasa?.

Komentar
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan, anda sopan kami segan