Langsung ke konten utama

‘BIROKRATISASI’ AGAMA?

Di kampung kami salat Idul Fitri biasanya dilakukan di lapangan bola. Jika bertepatan dengan musim hujan barulah dipindahkan ke mesjid. Namun karena mesjidnya kecil tentu tidak mampu menampung semua jamaah. Sebagiannya meluber ke halaman bahkan jalan raya.

Lazimnya pelaksanaan salat di atas pukul 08.00 wita saat matahari mulai terasa terik. Banyak jamaah, terutama anak-anak yang tak tahan. Mereka berkeringat. Sebagian anak-anak malah bangun dan pulang.


Setelah saya perhatikan, salah satu penyebab keterlambatan pelaksanaan salat Id adalah karena terdapat beberapa rangkaian acara sebelumnya seperti laporan pengumpulan zakat (fitrah dan mal) oleh panitia kecamatan (10 menit), tuntunan salat Id (7 menit), ma’asyirah (5 menit) dan pembacaan sambutan Bupati oleh Pak Camat. Yang terakhir ini cukup lama. Kemarin sambutan itu dimulai pukul 07.29-07.50. Jadi 21 menit.

Baca juga :  PECINTA ILMU SEPANJANG HAYAT

Tak masalah sebenarnya dengan pidato itu karena berisi beberapa informasi yang memang harus disampaikan oleh kepala daerah.

Menurut saya isi sambutan bupati kemarin cukup jujur. Selain tentang kemajuan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Dompu, terutama jagung sebagai komoditas unggulan, juga beberapa masalah seperti angka stunting yang masih memprihatinkan, persentase kemiskinan yang cukup tinggi, hingga fenomena bunuh diri remaja.

Masalahnya rangkaian acara tersebut mempengaruhi jadwal pelaksanaan salat Id. Menurut saya seharusnya jadwal acaranya agak dimajukan sehingga jamaah tidak gelisah saat mendengarkan khutbah. Kemarin khutbah baru dimulai pukul 08.15, saat matahari mulai terasa panas. Untungnya (atau sayangnya?) durasi khutbah hanya berlangsung 15 menit, padahal isinya cukup bagus.

Jadi, ke depan semoga hal ini diperhatikan. Jangan sampai perkara ibadah yang substantif justru tergeser oleh seremoni.

Penulis : Ilyas Yasin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...