Langsung ke konten utama

TRADISI BIMA DOMPU

Dalam tradisi masyarakat Dompu dan Bima, jika menjenguk orang yang sedang sakit biasanya akan meminta ridho dan saling maaf-memaafkan. Ini berlaku terutama jika si sakit orang dewasa atau sudah sepuh.

Saat datang mereka akan menyalami dan minta saling memaafkan pada si sakit. Tak jarang permintaan maaf itu tidak direspon, atau direspon dengan isyarat saja oleh si sakit karena kondisinya sudah parah dan sepuh. Namun orang-orang yang datang akan tetap berusaha menyalami dan meminta maaf.

Saya tidak tahu apakah permintaan saling memaafkan itu bagian dari etika menjenguk orang sakit atau tidak. Sepengetahuan saya sepertinya tidak. Etika jenguk si sakit antara lain mendoakan kesembuhan, menyemangatinya, menjaga suasana tenang dan nyaman dll.

Permintaan untuk saling memaafkan terutama berlaku jika si sakit dan pihak lain pernah terlibat dalam perselisihan sehingga menimbulkan dendam dan sakit hati. Saling memaafkan itu diperlukan untuk meluruhkan dendam dan sakit hati itu sehingga jika si sakit meninggal dunia islah itu sudah terlaksana.

Jadi, pointnya menurut saya, permintaan saling memaafkan itu berlaku dalam konteks khusus. Sedangkan di luar itu saling memaafkan tersebut dapat dilakukan kapan dan dimana saja; tanpa harus menunggu sakit parah.

Seperti pagi tadi misalnya, saat saya menjenguk kerabat yang sakit parah di Bolo, Bima. Sakitnya lumayan berat dan mulai Sepuh. Ketika duduk dekat kepalanya dan sambil mengecek suhu badan nya, saya diminta oleh kerabat untuk berbisik minta maaf di telinga si sakit.

Tapi saya tidak melakukannya. Di samping kami tidak punya masalah pribadi, secara etis menurut saya kurang elok minta maaf kepada si sakit yang tidak menunjukkan respon apapun. Tindakan itu rasanya kok seperti berharap ia segera wafat, sehingga saya putuskan untuk tidak melakukan nya.

Penulis : Ilyas Yasin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...