Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label NTB

KEINDAHAN DAN PANORAMA PANTAI MATITI

PANTAI Matiti, terletak di sebelah selatan nya kabupaten dompu, tepatnya di kecamatan Hu,u Desa Hu’u/dusun Nangadoro. Pantai Matiti adalah salah satu destinasi wisata yang ada di kecamatan Hu’u yang selalu menawarkan keindahan tersendiri, pesona  laut lepas yang eksotis di ujung kecamatan Hu’u. bagi kalian pecinta pantai atau laut pasti ingin selalu menikmati keindahannya, di sore hari sunset yang bagus bisa kalian  nikmati. Sebelum sampai di pantai Matiti, harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Tetapi, walaupun jauh keindahan di setiap perjalanan tidak akan membuat kalian bosan. Sebelum pantai Matiti ada pantai lakey yang cukup bagus dan indah  juga untuk di nikmati, ada penginapan untuk istirahat, bisa santai-santai, melihat bule-bule yang ada di berbagai negara. Setelah itu ke pantai Matiti. Disaat masuk dusun Nangadoro ada penginapan yang cukup bagus juga, ada inay dan three house, inay dan three house banyak sekali pengunjungnya setiap tahun karena tempatnya yang...

MENGGAIRAHKAN SEKTOR PARIWISATA, TUGAS SEMUA PEMANGKU KEPENTINGAN

SELAMA masa pandemi Covid-19, berdampak pada semua aspek kehidupan manusia, tak terkecuali sektor pariwisata. Sektor pariwisata benar-benar tiarap hingga sampai tak sempat mendongak untuk menyapa wisatawan. Minimnya kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara ke tempat-tempat wisata, membuat para pelaku wisata kekurangan sumber pendapatan. Bahkan yang menggantungkan hidupnya di dunia pariwisata, harus mencari banyak cara untuk bisa menafkahi keluarganya selama masa pandemi Covid-19. Kurangnya kunjungan wisatawan ke tempat wisata karena adanya larangan, mulai dari pemerintah pusat sampai daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini bahkan terjadi di seluruh belahan dunia lainnya, sehingga masyarakat tidak hanya khawatir terhadap penyebaran Covid-19, tetapi juga harus memeras otak untuk mendapatkan penghasilan dari sektor lain dalam memenuhi kebutuhan hidup. Di kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, setelah dinyatakan zona hijau dan pemberlakuan new norma...

TRADISI SUNAT (SARASO SUKU DOMPU/BIMA)

Mengenal upacara adat atau tradisi Mbojo, Dompu prosesi khitanan dan khatam Al-Quran. Ketika seorang anak beranjak dewasa, bagi masyarakat Dompu merupakan saat yang tidak kalah sakralnya dengan kelahiran. Proses menjadi dewasa sama halnya dengan momen dimana seorang anak beralih dunia, meninggalkan masa kanak- kanak yang penuh dengan keceriaan menuju masa remaja yang penuh tanggung jawab bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.  Upacara khitanan dalam adat Dompu disebut upacara suna ro ndoso. Biasanya upacara suna ro ndoso dilakukan ketika anak laki-laki berumur lima sampai tujuh tahun. Bagi anak perempuan antara dua sampai dengan empat tahun. Upacara khitan bagi anak laki-laki disebut suna. Sedangkan bagi puteri disebut”sa ra so. Uniknya lagi, berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat,  jika jumlah jajan yang dijadikan sebagai sesajen (Di sebut SOJI ra NDOSO dalam bahasa Dompu) tidak sesuai dengan tingkat anak yang disunat, maka anak tersebut akan mengalami ga...

TRADISI BIMA DOMPU

Dalam tradisi masyarakat Dompu dan Bima, jika menjenguk orang yang sedang sakit biasanya akan meminta ridho dan saling maaf-memaafkan. Ini berlaku terutama jika si sakit orang dewasa atau sudah sepuh. Saat datang mereka akan menyalami dan minta saling memaafkan pada si sakit. Tak jarang permintaan maaf itu tidak direspon, atau direspon dengan isyarat saja oleh si sakit karena kondisinya sudah parah dan sepuh. Namun orang-orang yang datang akan tetap berusaha menyalami dan meminta maaf. Saya tidak tahu apakah permintaan saling memaafkan itu bagian dari etika menjenguk orang sakit atau tidak. Sepengetahuan saya sepertinya tidak. Etika jenguk si sakit antara lain mendoakan kesembuhan, menyemangatinya, menjaga suasana tenang dan nyaman dll. Permintaan untuk saling memaafkan terutama berlaku jika si sakit dan pihak lain pernah terlibat dalam perselisihan sehingga menimbulkan dendam dan sakit hati. Saling memaafkan itu diperlukan untuk meluruhkan dendam dan sakit hati itu sehingga j...

KUDA LIAR

Pulau Sumbawa (Sumbawa, Dompu dan Bima) itu terkenal dengan susu kuda liarnya, selain madu. Dulu waktu saya kuliah, iklan tentang khasiat susu kuda tersebut sering terdengar di sejumlah radio swasta di Makassar.  Disebut kuda liar karena memang kuda-kuda itu tidak dikandangkan tetapi dilepas di alam bebas. Secara geografis Pulau Sumbawa memang punya padang pelepasan ternak cukup luas. Semua hewan besar dibiarkan mencari makan di alam bebas: di padang atau di gunung-gunung. Selain kuda juga sapi dan kerbau.  Ini sesuai kebiasaan masyarakatnya yang di samping bertani juga beternak. Di sela-sela mengurus pertanian para petani juga mengurus ternak-ternak mereka. Limbah-limbah tanaman yang sudah selesai dipanen (seperti jagung, padi atau kadele) menjadi pakan bagi ternak mereka. Baca juga : Pendaki Cinta Karena jumlah ternak perkepala keluarga rata-rata di atas lima ekor maka tentu berat jika harus dikandangkan. Pemiliknya akan kewalahan menyed...