Langsung ke konten utama

HARAPANKU SAAT INI, MENETAPLAH BERSAMAKU BAGAIMANAPUN KEADAANNYA

Aku hanya berharap pada keyakinanku, iya keyakinan untuk kelak dapat membangun istana bersamamu, untuk tetap menyayangimu, meskipun aku tahu, ini tak mudah untuk kita lalui. Tapi bahagiaku itu adalah kamu. Senyumku adalah kamu. Penyemangatku adalah kamu. Dan hidupku adalah kamu. Maka, tidak ada alasan bagiku untuk berhenti menyayangimu sesulit apapun yang harus kita hadapi. Bersamamu, adalah pilihan yang menurutku baik, kau adalah pria yang kini bersamaku, belajar mengenal aku lebih dalam, dan menjadi sosok yang sangat aku puja-puja.

Banyak hal yang ingin aku rasa dan bangun bersamamu, tertawa bersama, menangis bersama, hingga larut dalam masalah bersama, aku menyayangimu, aku ingin terus bersamamu melewati apa yang harus dilewati masa dimana semua masih sangat terasa indah. Aku mengharapkanmu menjadi sosok yang dapat menerima segala kekuranganku karena aku tau kelebihanku sangatlah minim.

Masih ingat engkau waktu pertama kali kita bertemu? Masa-masa indah yang kita lewati bersama dulu? Hingga akhirnya kita bisa sampai pada tahap ini. Aku tau ini tak mudah, bahkan aku dan kamu tak pernah membayangkan sebelumnya. Tapi inilah takdir, ini garis kehidupanku yang telah ditulis oleh Allah, sehingga aku dan  kamu bisa memiliki rasa sayang seindah dan seluar biasa yang belum pernah aku rasakan. Aku hanya ingin selalu bersamamu, aku hanya ingin kisah kita berujung bahagia. Aku tau sayang, perjalanan kita mungkin tak akan semudah mereka, tak akan semulus yang kita kira.

Yang perlu kau tau aku bukanlah orang yang sempurna. Masih banyak kekurangan yang sering aku lakukan dihadapanmu. Aku wanita yang manja, kekanak-kanakan, keras kepala, egois, tapi ingatlah dibalik itu semua ada rasa cinta dan sayang yang sangat tulus untukmu. Pahamlah lelakiku, kau adalah pria yang aku pilih dari semua lelaki yang mendekatiku. Rasa yakin dan percaya bahwa kau akan menjadi terbaik inilah yang menguatkan aku. Jadi aku harap kau tak menyianyiakan rasa percaya ini. Yang ingin kusampaikan, ajarkan aku untuk menyempurnakan ketidak sempurnaan itu. Denganmu tentunya. Karena kau tahu, bukan aku atau engkau yang sempurna. Tapi kitalah yang membuat hubungan ini menjadi sempurna.

Tetaplah bersamaku, aku akan menemanimu dalam cobaan yang menghambat hubungan kita. Akan kugelar permadani untukmu ketika engkau ingin menceritakan kisah pahit dan sedih dalam hidupmu. Ingatlah, kita ada maka sempurnalah diri kita.

Jangan pernah takut menghadapi masa depan, karena aku ada untukmu. Begitu sebaliknya. Kita bersama akan selalu menghadapi cobaan yang ada. Kesabaran dan saling mendukung itu perlu. 


Menetaplah bersamaku untuk hari ini dan selamanya. Aku mencintaimu tak perduli apapun yang orang lain katakan tentangmu. Terimakasih telah menemani setiap langkahku, suka dukaku, ku harap kau menjadi yang terakhir, dan tetap yang terindah.

Komentar