Langsung ke konten utama

PERJALANAN SEBUAH PERNIKAHAN

Pernikahan merupakan bersatunya dua insan yang saling mencintai satu sama lain, berjanji sehidup semati, mengarungi perjalan hidup ini bersama-sama, dan saling melengkapi satu sama lainnya untuk meraih kebahagian yang hakiki.

Walaupun di dalam pernikahan membawa banyak konsekuensi. Ijab qobul dalam pernikahan adalah ikrar yang tak main-main. Karena semua tanggung jawab seorang bapak kepada anak perempuannya sudah dialihkan kepada mempelai laki-laki yang sudah resmi menjadi seorang suami.

Kita tahu hubungan rumah tangga dengan isi kepala yang berbeda tentu bukan suatu yang mudah, butuh yang namanya saling mengala, saling mengerti dan saling menerima. Walaupun dalam perjalanannya memang tidak muda, butuh perjuangan dan kesabaran untuk melewatinya.

Pernikahan yang telah menghalalkan hubungan yang awalnya haram menjadi halal, karena itu hubungan antara suami istri akan diikuti pula dengan beban dan tanggung jawab dalam melahirkan sang penerus.

Perempuan adalah makhluk yang dianugerahi seperangkat alat untuk reproduksi tersebut misalnya, Menstruasi, hamil, melahirkan, nifas, dan menyusui hanya bisa dilakukan oleh perempuan. Sedangkan laki-laki tidak mengalami fase itu semua. Untuk itulah laki-laki diberikan amanah awal sebagai bentuk tanggung jawabnya dengan memberikan perlindungan materi dan rasa aman terhadap perempuan yang ia nikahi.

Pernikahan selayaknya menempatkan suami istri dalam hubungan yang setara untuk bekerja sama. Sebagai pasangan yang saling memberi rasa aman dan kenyamanan satu sama lain, serta rela untuk menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena tidak semua rumah tangga hidup dalam kondisi yang ideal.

Sebuah hubungan rumah tangga tidak akan memiliki arti indah, bila keduanya tak saling mengerti. Maka yang dibutuhkan sejak awal adalah mengubah persfektif relasi antara suami istri. Pernikahan bukanlah kontrak politik antara bos dan bawahannya. Suami menjadi bos yang memberi upah sehingga bebas memperkerjakan istrinya. Ketika tak ada upah selesai pulah masa kontraknya.
 
Ingat, hubungan cinta dengan status halal itu memang tak semudah cinta-cintaan pada masa pacaran, karena hadiahnyapun surga yang indah. Maka bertahanlah meski sulit, karena hubungan cinta yang kamu bina akan senantiasa kuat bila kamu dan pasanganmu ada kerjasama untuk saling berjuang menuju ridhonya.

Pernikahan bukan lah sesuatu yang main-main, yang dengan mudah kita bisa mengambil sikap tanpa memikirkan terlebih dahulu apa dampak dari sikap yang kita ambil, tentu semua yang kita lakukan lakukan harus di pertimbangkan dengan matang, sebelum memutuskannya, karena akan menentukan kualitas dari sebuah hubungan.


Cintailah pasanganmu seperti engkau mencintai dirimu, karena di dalam dirimu ada sebagian cinta untuk pasanganmu. Cintah itu salling memiliki bukan menyakiti. Semoga cinta yang kita bina akan menjadi amal ibadah untuk kita kelah. Aamiin.

Komentar

Yusuf Abdulloh mengatakan…
amin ya robbal alamin..
sri wahyuni mengatakan…
Pernikahan itu nggak hanya mnyatukan dua hati saja. Tapi lebih dari itu menyatukan dua keluarga besar. Maka nggak akan lepas dari berbagai permasalahan. Tinggal bagaimana dua hati ini menyikapi masalah yang mungkin muncul sih.
Neztra mengatakan…
Iya emang pernikahan menyatukan dua insan yang berbeda. Jadi emang harus saling jujur, mencintai dan mengasihi satu sama lain. Tidak mudah tapi harus dilakukan jika ingin punya rumah tangga yang enak. Kerja sama juga wajib dilakukan 😊👍
Resep Kiki mengatakan…
Bagi saya yang belum menikah, artikel ini sangat membuka wawasan
Anonim mengatakan…
Menikah itu menyatukan Dua hati Menjadi satu. Begitu dalam dan banyak nilai yang perlu di pelajari

Postingan populer dari blog ini

Negara Muslim di Eropa (European Moslem Countries)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Hai guys Gimana kabarnya semoga semuanya baik-baik saja ya, Aamiin. Baik untuk kesempatan kali ini saya akan membahas Negara-negara mayoritas Islam di Benua Eropa, kalau ditanya apa sih agama mayoritas penduduk Eropa? tentu sebagian besar dari kita akan menjawab beragama Nasrani atau Kristen, ya Secara Vatikan yang menjadi pusat agama Katolik di dunia terletak di Benua ini. Sedangkan yang pernah berkunjung kesana mungkin akan menjawab mayoritas penduduk Eropa sekarang banyak yang menjadi atheis, banyak yang bergaya hidup bebas karena sistem sekuler yang telah diterapkan di sana bertahun-tahun. Berikut adalah negara-negara mayoritas Muslim di benua Eropa : 1. Turki Turki meliputi dua benua sebagian meliputi benua Eropa dan sebagian lagi meliputi benua Asia, Negara ini adalah pewaris kekhalifahan Islam Turki Utsmani yang berkuasa selama berabad-abad di sebagian wilayah Eropa dan Timur Tengah, di Indonesia nama Turki semakin terkenal karena semak...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...

NEGARA Atheis Pertama Yang Kini NEGARA ISLAM

NEGARA Atheis Pertama Yang Kini NEGARA ISLAM yaitu Albania. Begitulah dunia menyebut negara Eropa yang satu ini, maka tak mengherankan jika bendera Nasional Albania bergambar elang hitam berkepala dua, dengan latar belakang merah. Hal ini disebabkan karena bendera ini pernah digunakan oleh Skanderborg saat memimpin pemberontakan melawan Ottoman pada abad ke-15 untuk menghormati jasanya. Maka bendera elang tersebut dijadikan bendera Nasional bahkan masyarakat Albaniah menyebut diri mereka sebagai anak-anak elang. Para akademisi percaya kalau penduduk Albania berasal dari keturunan non Slavia yang merupakan kelompok suku kuno Turki, sehingga orang Albania menganggap diri mereka sebagai keturunan illyria kuno, melansir britannica.com Suku illyria tinggal di Eropa Tengah dan bermigrasi ke selatan wilayah Albania pada awal jaman perunggu sekitar 2.000 sebelum masehi. Mereka telah hidup dalam isolasi dan ketidak jelasan, mulai sejarah panjang yang sulit hal ini terjadi bukan hanya karena...