Langsung ke konten utama

Seorang Kaya China Undang 1.000 Orang Miskin AS untuk Makan Siang

SHANGHAI, Miliarder China, Chen Guangbiao, mengumumkan rencana untuk mengundang 1.000 orang miskin Amerika ke sebuah perjamuan makan siang di Central Park, New York, dalam upaya untuk memperlihatkan kepada sesama taipan bahwa ada sesuatu yang lebih penting ketimbang "barang mewah, perjudian dan prostitusi".

Chen, seorang pengusaha daur ulang dari Provinsi Jiangsu di China timur, mengeluarkan undangannya untuk acara "makan siang amal bagi 1000 orang miskin dan melarat Amerika" lewat dua iklan yang sangat menonjol yang dimuat di harian New York Times dan Wall Street Journal pada pekan ini. Para tamu akan diberi uang 300 dollar AS untuk digunakan buat "pelatihan kerja" serta akan dijamu makan siang di restoran Loeb Boathouse di Manhattan Central Park.
 
Baca juga : 6 Tips jitu menaklukan hati wanita idaman

Restoran itu, yang ditampilkan dalam film When Harry Met Sally pada 1989, menyebut dirinya sebagai "oase penting kota" dan "surga bagi para pencinta alam dan romantisme".

Chen mengatakan, ia berharap makan siang itu, yang ia perkirakan akan menelan biaya sekitar satu juta dollar, akan meningkatkan hubungan antara China dan Amerika Serikat dan mengubah persepsi tentang orang kaya China. "Saya ingin menyebarkan pesan di AS bahwa ada sejumlah dermawan yang baik di China dan tidak semua menghamburkan uangnya untuk barang-barang mewah," katanya kepada South China Morning Post terbitan Hong Kong.

Taipan itu, yang aksi kontroversialnya di masa lalu antara lain menjual udara kalengan demi meningkatkan kesadaran akan polusi dan menghancurkan sebuah Mercedes Benz demi menarik perhatian terhadap pemanasan global, juga berharap bisa menjadi role model bagi para miliarder China.

Dia mengatakan, "Ada banyak miliarder China tetapi kebanyakan mereka mendapatkan kekayaannya dari spekulasi pasar dan berkolusi dengan para pejabat pemerintah dalam merusak lingkungan. Saya tidak tahan melihat hal itu, karena yang mereka lakukan hanya memborong barang-barang mewah, perjudian dan prostitusi dan sangat sedikit dari mereka yang punya tanggung jawab sosial tulus."

Tidak begitu jelas apakah para tamu Chen akan ditawarkan untuk melihat daftar dalam pesta di Central Park itu atau diizinkan untuk memilih dari menu makan siang a la carte restoran itu, yang menyajikan hidangan seperti Lemon-Oregano Crusted Salmon dan Yellowfin Tuna Sashimi dengan Tobiko Caviar dan Jalapeno Wasabi Vinaigrette.

Dalam sebuah wawancara pada 2010 dengan harian Daily Telegraph, Chen mengatakan ia berencana untuk membentuk sebuah "tentara amal" yang terdiri dari orang-orang kaya China yang akan memompa sebagian keuntungan mereka kembali ke masyarakat.
Sumber : KOMPAS.COM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...