Langsung ke konten utama

DAMPAK PENGGUNAAN PONSEL BERLEBIHAN

Jika 7 Hal Ini Anda Rasakan, Sudah Saatnya Sesekali Matikan Ponsel

Gadget dan smartphone diciptakan untuk memudahkan komunikasi dan pekerjaan. Namun jika penggunaannya sudah kadung berlebihan, maka ini akan berdampak negatif terhadap kesehatan, pekerjaan dan hubungan dengan orang lain. Untuk itu ponsel sesekali perlu dimatikan.

Baca juga : ProtonMail, Layanan Email yang Diklaim Anti Sadap

ini dia beberapa alasan yang dapat memotivasi Anda untuk mengurangi penggunaan ponsel dan gadget misal dengan mematikannya sesekali,

1. Email tengah malam bunuh produktivitas
Kendati kerja lembur tampaknya membantu pekerjaan Anda keesokan hari, sebuah studi menemukan orang yang menggunakan smartphone-nya di atas jam 9 malam untuk bekerja memiliki kualitas tidur yang buruk dan penurunan tenaga secara drastis keesokan harinya.

Hal ini karena cahaya biru yang dipancarkan ponsel dapat mengganggu produksi melatonin, atau hormon yang bertugas membuat menyebabkan kantuk.

2. Terlalu lengket dengan ponsel bikin 'gila'
Banyak pengguna smartphone yang merasa ponselnya seperti bergetar atau berdering padahal tidak. Masalahnya kondisi yang disebut dengan 'ringxiety' itu ini sudah tergolong ke dalam sindrom yang sebenarnya.

Sebuah studi di tahun 2012 mencatat 89 persen mahasiswa mengalaminya, begitu juga dengan staf rumah sakit yang jumlahnya mencapai 87 persen.

3. Gaya hidup bermalas-malasan dan tak bugar
Sebuah studi yang dilakukan Kent State University di tahun 2013 menemukan aktivitas seperti bermain games, menonton film atau browsing di internet menyebabkan gaya hidup sedenter.Mahasiswa yang menghabiskan banyak waktu dengan ponsel mereka, yaitu 14 jam sehari juga dilaporkan memiliki tingkat kebugaran yang paling rendah. Hebatnya, partisipan yang membatasi penggunaan ponsel mereka hanya selama 90 menit saja dalam sehari terbukti memiliki bentuk tubuh yang lebih baik.

4. SMS-an sambil berkendara memang berbahaya namun dampak serupa juga dirasakan bila SMS dilakukan sambil berjalan kaki. Tim peneliti dari Ohio State University menemukan jumlah pasien yang mengalami cedera akibat SMS-an di jalan bertambah dua kali lipat sejak tahun 2005.
"Bahkan jika tren ini berlanjut, bisa jadi angkanya akan bertambah dua kali lipat lipat di tahun 2015," tandas peneliti Jack Nasar, Ph.D.

Dari data yang dikumpulkan di tahun 2010, cedera yang berkaitan dengan penggunaan ponsel antara lain jatuh dari trotoar atau jembatan hingga berjalan memasuki lalu lintas yang sedang berjalan.

5. Panik berlebihan saat lupa menaruh ponsel
Menurut sebuah studi, 73 persen responden mereka mengaku panik jika kehilangan ponsel karena beberapa alasan, seperti biaya penggantian dan data pribadi yang bisa saja tersebar atau riwayat texting.

Bahkan fobia kehilangan ponsel sampai memiliki istilah tersendiri yaitu nomophobia, dan kondisi ini tercatat dialami 66 persen partisipan yang digelar studi lain di Inggris.

6. Menurunkan daya ingat
Memotret berbagai kejadian penting lalu membaginya di jejaring sosial menjadi tren yang tak terelakkan lagi. Namun tim peneliti dari Fairfield University menemukan penggunaan kamera ponsel secara berlebihan dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengingat sebuah momen"Dengan 'bergantung' pada kamera, maka Anda seperti mengatakan kepada otak bahwa kamera telah memperoleh momen itu sehingga Anda tak perlu memperhatikannya lagi," terang peneliti Linda Hinkel, Ph.D.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...