Langsung ke konten utama

AYAT KAUNIYAH POLIGAMI


Saya sebenarnya malas nulis topik ini karena pasti tak disukai kaum Hawa. Tetapi saya gelisah dengan tanda-tanda alam yang terjadi. Sebutlah ini ‘ayat-ayat kauniyah’ poligami. 

Ceritanya, pulang melakukan pendampingan kemarin saya singgah di rumah teman yang aktivis Islam. Karena dia lebih senior saya kadang meminta nasihat kepadanya, atau sekadar silaturrahim biasa. Saya sangat menghormatinya karena kealiman dan akhlaknya. 

Saat kami ngobrol sembari menikmati kopi yang disuguhkan isterinya, datanglah tamu pasutri. Meski saya sering bertandang, tapi baru kali ini saya melihat tamunya yang satu ini. Dari perkenalan dan dengar ceritanya ternyata mereka masih muda.

Baca juga : Pendaki Cinta

Meski berjilbab besar dan memakai gamis lebar, tapi aura kecantikan isterinya terlihat jelas. Kulitnya putih bersih, sementara sang suami berkulit agak gelap. Usai basa-basi, isterinya segera bergabung ke dalam rumah dengan isteri tuan sohibul bait, sementara kami bertiga ngobrol di baruga depan. 

Waktu tuan rumah memberi tahu bahwa tamunya tersebut akan menikah, saya kira hanya candaan. Apalagi dia datang bersama sang belahan hati. Di tengah obrolan baru terungkap bahwa kedatangan pasutri itu untuk memberi tahu rencana pernikahan poligaminya. Acaranya akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Belum hilang kekagetan saya, sang suami bercerita kalau isterinya lah yang justeru melamar perempuan itu. Yakni, seorang janda beranak satu dari kabupaten tetangga. Awalnya, isterinya berkenalan dengan perempuan itu di media sosial FB. Suatu hari ia berkomentar soal poligami. 

Teman barunya kaget ketika mengetahui bahwa perempuan ini menyatakan setuju terhadap poligami. Ia bahkan menyatakan siap jika suaminya menikah lagi. Singkat cerita, janda tadi meminta ‘izin’ untuk menikah dengan suaminya. 

Perempuan itu akhirnya membuktikan komitmennya. Ia bahkan datang melamar sang janda untuk suaminya. Selain mengisi pengajian, suaminya berjualan madu dan obat-obatan herbal serta berbekam. 

“Kalo kita kaya dan hendak menikah lagi lalu perempuan mau, mungkin itu biasa bang. Tapi kasus saya beda. Perempuannya yang justeru mau hehehe,” ujarnya melihat tampang saya bengong dengan kisahnya.

Menjelang siang akhirnya saya pamit duluan. Sorenya, tiba di rumah, saya kembali dikagetkan dengan pesan dan foro di WA. Isinya undangan pernikahan seorang teman pekan ini. Mengagetkan, karena tujuh bulan lalu saya singgah di rumahnya di Serpong. Dia juga sudah punya dua isteri dan punya anak. Ini adalah pernikahan ketiganya. 

Saat bertemu dulu, ustad muda ini sempat cerita bakal menikahi seorang karyawati bank swasta. Tetapi keluarnya regulasi baru pernikahan agak menyulitkannya untuk berpoligami. Jadi saya kira pernikahan ketiganya gagal. Tapi undangan di WA itu memastikan bahwa pelaksanaan sunnah Rasul tersebut sepertinya benar-benar terlaksana. 

Kedua peristiwa aneh di atas terjadi hanya dalam sehari. Saya gak bisa tidur dibuatnya. Dapatkah Anda menjelaskan kepada saya makna ayat-ayat kauniyah poligami itu? Wkwkwk.

Penulis : Ilyas Yasin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara Muslim di Eropa (European Moslem Countries)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Hai guys Gimana kabarnya semoga semuanya baik-baik saja ya, Aamiin. Baik untuk kesempatan kali ini saya akan membahas Negara-negara mayoritas Islam di Benua Eropa, kalau ditanya apa sih agama mayoritas penduduk Eropa? tentu sebagian besar dari kita akan menjawab beragama Nasrani atau Kristen, ya Secara Vatikan yang menjadi pusat agama Katolik di dunia terletak di Benua ini. Sedangkan yang pernah berkunjung kesana mungkin akan menjawab mayoritas penduduk Eropa sekarang banyak yang menjadi atheis, banyak yang bergaya hidup bebas karena sistem sekuler yang telah diterapkan di sana bertahun-tahun. Berikut adalah negara-negara mayoritas Muslim di benua Eropa : 1. Turki Turki meliputi dua benua sebagian meliputi benua Eropa dan sebagian lagi meliputi benua Asia, Negara ini adalah pewaris kekhalifahan Islam Turki Utsmani yang berkuasa selama berabad-abad di sebagian wilayah Eropa dan Timur Tengah, di Indonesia nama Turki semakin terkenal karena semak...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...

NEGARA Atheis Pertama Yang Kini NEGARA ISLAM

NEGARA Atheis Pertama Yang Kini NEGARA ISLAM yaitu Albania. Begitulah dunia menyebut negara Eropa yang satu ini, maka tak mengherankan jika bendera Nasional Albania bergambar elang hitam berkepala dua, dengan latar belakang merah. Hal ini disebabkan karena bendera ini pernah digunakan oleh Skanderborg saat memimpin pemberontakan melawan Ottoman pada abad ke-15 untuk menghormati jasanya. Maka bendera elang tersebut dijadikan bendera Nasional bahkan masyarakat Albaniah menyebut diri mereka sebagai anak-anak elang. Para akademisi percaya kalau penduduk Albania berasal dari keturunan non Slavia yang merupakan kelompok suku kuno Turki, sehingga orang Albania menganggap diri mereka sebagai keturunan illyria kuno, melansir britannica.com Suku illyria tinggal di Eropa Tengah dan bermigrasi ke selatan wilayah Albania pada awal jaman perunggu sekitar 2.000 sebelum masehi. Mereka telah hidup dalam isolasi dan ketidak jelasan, mulai sejarah panjang yang sulit hal ini terjadi bukan hanya karena...