Langsung ke konten utama

PENIKMAT SENJA DI PENGHUJUNG PENANTIAN

 

Di soreh yang indah dengan suasana yang begitu hangat, pancaran matahari dari ujung barat laut, ditemani deburan ombak yang membuat suasana semakin tenang dan damai.

Untuk Penikmat Senja, kamu penikmat senja?, atau selalu menantikan kehadirannya yang hanya sesaat, kamu memuji kuasa Allah, begitu indahnya senja di soreh ini.

Perlu diketahui, Senja adalah matahari yang sama, yang kamu keluhkan atau mungkin kamu cela disiang hari karena teriknya atau panas, senja adalah matahari yang sama, yang kamu abaikan dipagi hari yang menyinarimu dengan hangat, tapi tak sedikitpun dari lisan, atau mungkin hati dan pikiran untuk memanjatkan “Alhamdulillah” sebagai rasa syukur atas berkah hidup yang masih diberikan.

Senja itu setia. Dia tak perlu berjanji untuk kembali. Dia hanya butuh waktu untuk menepati. Karena dia tahu, meninggalkan bukan berarti mengusaikan segala harapan. Tapi meninggalkan hanya untuk menguji sebuah kesetiaan.

Dimana ada senja di situ ada aku, jika nanti kita tidak ditakdirkan untuk menyatu dan dirimu merindukanku, keluarlah saat petang, sebari meneguk kopi hitam kesukaanmu, pandanglah senja karena aku selalu ada menyatu dalam larutan warna jingga.

Hai penikmat senja, apakah kau masih disana dengan rasa yang sama?, rasa yang dulu kau ucap padaku, rasa yang membuatku terbawa dalam dunia penuh warna itu?, masihkah kau disana menikmati senja yang dulu selalu kau rindu kehadiranya?, aku disini masih sama seperti dulu, masih dengan rasa yang sama, rasa cinta , sayang dan selalu ingin bertemu kamu.

"Ketahui lah suatu saat akan ada yang mengisi tempat kosong ini dengan indah. Jadi tak perlu repot-repot anda tanya kapan dan dengan  siapa berulang kali, yang pasti semua memiliki pasangan masing-masing Sampai sini anda paham?".

Kesendirian tidak selalu mewakali sebuah kesedihan atau pun kegalauan yang begitu mendalam, tapi kesendirian itu kadang lebih menyenangakan, sampai pada kita dipertemukan dengan belahan pujaan hati, belahan jiwa, jadi kita cukup menikmati apa yang ada didepan kita, tanpa perlu memikirkan apa omongan orang terhadap kita, im single i'm very happy.

Semesta, bolehkah aku meminta?, abadikanlah kepergian tanpa kepulangan, agar aku dapat dengan mudah mengerti bahwa akan ada kedatangan tanpa kepergian.

#penikmatsenja
#di penghujung penantian
#im single i'm very happy

Komentar

Yuni Bint Saniro mengatakan…
Aku juga penikmat senja. Dan pantai. Dan matcha.

Setuju sih. Kesendirian juga nggak berarti sepi.

Pernah kan ada lirik lagu yang begini. Di dalam keramaian aku masih merasa sepi.

Jadi, menikmati kesendirian mestinya seperti menikmati me time saja.
Neztra mengatakan…
Kata2nya puitis banget🥰 suka bacanya👍
ajunkkalpa mengatakan…
nice artikelnya

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...