Langsung ke konten utama

PENGEMBANGAN KARIR

Puncak Tertinggi dari Pengembangan Karir Anda!

Dari sekian banyak hal, salah satu hal yang paling diidam-idamkan dalam kehidupan ini adalah mencapai puncak karir yang selama ini kita impikan. Ada beberapa hal baik teknis maupun non teknis agar sukses di pengembangan karir. Dari sekian banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk mencapai puncak kesuksesan di karir adalah dengan memperhatikan dan mengembangkan sikap yang kita memiliki.

Berikut beberapa hal kemampuan dan sikap yang perlu diterapkan dan dikembangkan untuk dapat memperoleh kesuksesan dalam profesi dari sebuah karir:

1. Kemampuan dalam berkomunikasi.
Dengan memiliki kemampuan komunikasi yaitu tepatnya adalah kemampuan berbicara dengan baik maka kita akan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan relasi yang selama ini kita bangun. Kemampuan berkomunikasi dengan baik dapat diterapakan baik dalam kehidupann formal maupun non-formal. Jika kita dapat berbicara dengan baik maka orang lain dapat menghormati kita (atau dalam bahasa gaulnya, sebaiknya supple mudah bergaul dengan orang lain).
Kemampuan berbicara dengan baik ini dapat dipelajari sehingga bukan hanya orang tertentu yang dapat memilikinya, karena jika kita mau belajar maka hal itu dapat diasah dan dimiliki untuk menunjang kesuksesan pengembangan karir kita. Kemampuan ini dapat diasah dengan cara-cara yang sederhana tapi harus dilakukan secara konsisten seperti misalnya dengan memperbanyak membanca buku, koran dan berbagai sumber informasi lainnya. Dengan sering membanca maka akan menambah ilmu pengetahuan, dan hal ini sangat membantu untuk dijadika suatu modal pengetahuan ketika berbicara dengan orang lain. Oleh karena itu jangan sampai dech dicap sebagai orang yang Jakasembung (gak nyambung kalau diajar berbicara he4).

Baca juga : Pendidikan Tipu-Tipu

2. Rasa percaya diri
Yah… Tentunya kita semua sepakat dan setuju jika sikap percaya diri sangat mutlak diperlukan untuk meraih karir yang cemerlang. Orang yang tidak memiliki percaya diri yang bagus dapat dikatakan sebagai layaknya prajurit yang sudah kalah terlebih dulu sebelum maju perang. Rasa percaya diri terutama sangat diperlukan ketika mengambil sebuah keputusan. Mengambil keputusan dengan penuh optimis, akan membuat orang lain menilai bahwa kita memang individu yang memiliki kualitas yang tinggi. Percaya diri dalam mengambil keputusan juga sangat mempengaruhi dari segi keberhasilan dari keputusan yang telah dibuat itu sendiri. Tapi memang rasa percaya diri sering bersifat fluktuatif atau sering turun naik sehingga tidak selamanya konstan. Oleh karena itu kita harus melatih diri untuk menjadi pribadi yang optimis dan selalu berpikir posistif.

3. Adanya sifat tanggung jawab
Sifat ini juga sangat diperlukan untuk mencipatkan pribadi dengan kualitas yang baik. Dengan adanya jiwa tanggung jawab, maka kita akan senang-tiasa mengerjakan suatu pekerjaan dengan maksimal karena merasa sangat bertanggung jawab atas keberhasilan atau tidaknya dari pekerjaan tersebut. Sifat ini akan diuji dan akan sangat kelihatan jelas ketika kita menghadapi suatu kegagalan atau masalah tertentu. Pribadi yang kurang rasa tanggung jawabnya maka akan lebih cenderung menyalahkan ke orang lain atau hal lain. Namun pribadi yang memiliki kuat rasa tanggung jawabnya jika mengalami suatu kegagalan, maka akan lebih cenderung melihat dan mengoreksi kekurangan yang dimiliki dalam dirinya sehingga menjadikan hal itu suatu pelajaran yang harus segera dibenahi dan berusaha untuk tidak mengulanginya dikemudian hari. Rasa tanggung jawab ini juga sering disebut dengan istilah akuntabilitas.

4. Lebih mengutamakan berpikir positif
Dalam hal ini, berpikir positif bukan berarti melakukan tindakan tanpa perencanaan atau planning yang tidak jelas, namun lebih diutamakan sebagai suatu dorongan untuk cenderung berprilaku positif dan memiliki pola pikir yang lebih terarah pada suatu solusi jika menghadapi suatu persoalan dalam pekerjaan. Dengan mengutamakan positive thinking than negative thinking, maka kita juga akan lebih mudah untuk menepatkan diri dalam pergaulan. Dimana akan membuat diri kita lebih baik dalam hal pembawaan diri terutama dari segi tingkah laku.

5. Dapat menghargai waktu
Secara pribadi mungkin saya lebih menjadikan hal ini nomor wahid syarat yang harus dimiliki untuk memperoleh puncak pengembangan karir yang cemerlang. Dengan dapat menghargai dan memanfaatkan waktu dengan baik maka seperti pepatah lama mengatakan time is money maka akan benar-benar terwujud dalam kehidupan kita. Semakin banyak waktu yang kita hargai, maka semakin banyak pula uang yang akan dihasilkan. Tentunya hal ini pada akhirnya akan menambah pemasukan kita tiap bulannya-kan he4.

6. Kemampuan memecahkan suatu masalah
Seringkali kita menemukan banyak orang yang hanya dapat beragumen banyak tetapi untuk aplikasi dan tindakan dalam kasus di lapangan adalah nol besar, apalagi memberikan suatu solusi terhadap masalah yang dihadapi. Kemampuan dalam memberikan solusi adalah suatu hal yang susah untuk dipelajari sehingga dapat dikatakan tidak semua orang memiliki kemampuan ini. Kemampuan dalam memberikan solusi terhadap suatu masalah biasanya sikap mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara Muslim di Eropa (European Moslem Countries)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Hai guys Gimana kabarnya semoga semuanya baik-baik saja ya, Aamiin. Baik untuk kesempatan kali ini saya akan membahas Negara-negara mayoritas Islam di Benua Eropa, kalau ditanya apa sih agama mayoritas penduduk Eropa? tentu sebagian besar dari kita akan menjawab beragama Nasrani atau Kristen, ya Secara Vatikan yang menjadi pusat agama Katolik di dunia terletak di Benua ini. Sedangkan yang pernah berkunjung kesana mungkin akan menjawab mayoritas penduduk Eropa sekarang banyak yang menjadi atheis, banyak yang bergaya hidup bebas karena sistem sekuler yang telah diterapkan di sana bertahun-tahun. Berikut adalah negara-negara mayoritas Muslim di benua Eropa : 1. Turki Turki meliputi dua benua sebagian meliputi benua Eropa dan sebagian lagi meliputi benua Asia, Negara ini adalah pewaris kekhalifahan Islam Turki Utsmani yang berkuasa selama berabad-abad di sebagian wilayah Eropa dan Timur Tengah, di Indonesia nama Turki semakin terkenal karena semak...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...

NEGARA Atheis Pertama Yang Kini NEGARA ISLAM

NEGARA Atheis Pertama Yang Kini NEGARA ISLAM yaitu Albania. Begitulah dunia menyebut negara Eropa yang satu ini, maka tak mengherankan jika bendera Nasional Albania bergambar elang hitam berkepala dua, dengan latar belakang merah. Hal ini disebabkan karena bendera ini pernah digunakan oleh Skanderborg saat memimpin pemberontakan melawan Ottoman pada abad ke-15 untuk menghormati jasanya. Maka bendera elang tersebut dijadikan bendera Nasional bahkan masyarakat Albaniah menyebut diri mereka sebagai anak-anak elang. Para akademisi percaya kalau penduduk Albania berasal dari keturunan non Slavia yang merupakan kelompok suku kuno Turki, sehingga orang Albania menganggap diri mereka sebagai keturunan illyria kuno, melansir britannica.com Suku illyria tinggal di Eropa Tengah dan bermigrasi ke selatan wilayah Albania pada awal jaman perunggu sekitar 2.000 sebelum masehi. Mereka telah hidup dalam isolasi dan ketidak jelasan, mulai sejarah panjang yang sulit hal ini terjadi bukan hanya karena...