Langsung ke konten utama

BERJUANG BERSAMA LEBIH INDAH

Di dalam hubungan pasti akan ada perjuangan dan pengorbanan. Dua hal yang sudah menjadi satu paket di dalam sebuah hubungan percintaan. Tanpa ada salah satu dari dua hal tersebut, mustahil suatu hubungan akan bertahan. 
 
Berjuang bersama untuk kebahagiaan bersama, akan membuat hubungan yang lebih bermakna dan nikmat saling menyemangati, saling menguatkan. Karena kita dan pasangan akan sama- sama mengerti arti dari jatuh bangun menghadapi kerasnya kehidupan, tentunya bersama-sama.
 
Perempuan hebat itu yang siap menerima suami dari nol bahkan minus nol. Siap mendapingi berjuang bersama dan mendoakan agar rizkinya bertambah. Bukan yang hanya mau menerima ketika suami telah berada ditempat yang nyaman dan mapan. Karena kesetiaanmu mendapingi suami juga bagian dari ibadah yang InsyaAllah pahalanya besar di sisi Allah.
 
Cinta itu mengajarkan kita bagaimana berjuang untuk membuat seseorang bahagia. Cinta itu mengajarkan kita bagaimana kita harus mengontrol ego kita sehingga orang yang kita cintai tidak menjauh pergi. Kita boleh egois tapi jangan sampai berlebihan, karena keegoisan di dalam suatu hubungan rumah tangga seperti pedang tajam yang siap untuk membunuh kita kapan saja. Jadi usahakan untuk menekan keegoisan kita, jangan sampai keegoisan membuat pasangan kita kecewa dan akhirnya membuat kita menyesal untuk selamanya.
 
Takkan ku biarkan suamiku berjuang sendiri, seberat apapun itu akan kita hadapi bersama. Karena dengan bersama kita bisa melewati semua masalah. Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hambanya. Memang jalanin hidup itu pasti berliku-liku banyak bangat cobaannya.
 
Kita sudah tahu, tidak ada manusia yang sempurna. Jadi sekeras apapun usaha kita untuk menjadi yang sempurna bagi pasangan pasti hasilnya sia-sia. Cukup sadari apa yang ada pada diri kita dan berusaha untuk terus memperbaiki. Kalau ingin hubungan rumah tangga yang harmonis dan indah. Kita harus selalu mengutamakan kejujuran, kepercayaan, dan kesetiaan.
 
Kejujuran berarti kita harus sama-sama terbuka terhadap pasangan kita. Karena kita jujur dan terbuka terhadap pasangan, berarti kita sudah bisa meyakinkan pasangan bahwa kita memang yang terbaik untuknya. Kepercayaan berarti kita harus percaya, bahwa apapun yang pasangan kita lakukan tidak akan menyakiti kita. Bukankah kita sudah memilihnya, berarti percaya kepadanya adalah kewajiban kita. Kesetiaan berarti kita harus menjaga mata dan hati kita hanya untuk satu orang saja, tentunya orang sudah kita pilih dan kita percaya untuk menjaga hati kita.
 
Baca juga :  Merantau dengan IMAM
 
Cinta itu bukan Cuma soal menikmati kesenangan yang dihasilkan oleh pasangan kita. Tapi, cinta itu tentang bagaimana kita sama-sama berjuang untuk mengukir masa depan yang lebih cerah.


Komentar

sri wahyuni mengatakan…
Lebih bermakna juga kalau berjuang bersama sih. Saat berhasil tu jadi benar-benar menjaga
na noeroel mengatakan…
Bener banget, pasti nanti pas sudah sukses merasakan jerih payah bersama, malah bikin langgeng dan awet dikalau berjuang bersama
InfoQu mengatakan…
Yap, berjuang bersama memang esensinya luar biasa. Hebat orang-orang yang bisa berjuang bersama
Neztra mengatakan…
Yups setuju, karena dalam suatu hubungan itu harus seimbang, salang mendukung, saling menerima, tidak perhitungan Dan saling jujur. Pasti hubungan akan sangat baik, juga di tambahkan komunikais yang lancar.

Postingan populer dari blog ini

Misteri Dasar Laut yang Bikin Merinding

Kita semua tahu sekitar 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, tapi tidak semua orang tahu seberapa dalam dan misteri apa saja menyelimuti perairan di muka bumi ini, tidak ada petunjuk apapun soal apa yang tenggelam dan terpendam di dalamnya kita seringkali dibuat tercengang oleh misteri dalam air yang seolah tak ada habisnya. Seperti struktur-struktur aneh atau benda-benda yang terkadang diluar nalar, bahkan benda-benda misterius itu hingga kini masih sulit dijelaskan oleh ilmu pengetahuan, beberapa penemuan aneh yang seharusnya tidak ada di dalam air dan pastinya bikin kita merinding. Mesti banyak makhluk misterius di lautan yang belum teridentifikasi oleh para ilmuwan, tiga orang penyelam menjelajahi kapal bekas perang dunia ke-2 yang tenggelam di Australia, alih-alih menemukan kapal, para penyelam itu justru menemukan hal aneh yang tak pernah dilihat manusia di kegelapan lautan. Mereka menemukan sebuah gumpalan transparan misterius mirip seperti telur raksasa, setelah dicari tahu ke...

4 Anak Band yang Hijrah dan Jadi Pendakwah

Hai guys gimana kabarnya semua, semoga tetap sehat walafiat semua, Aamiin, kali ini saya akan merangkum kisah anak band yang memutuskan untuk berhijrah dan meninggalkan masa lalu yang kelam, riang penuh dengan pernak-pernik keindahan duniawi, langkah terpuji tersebut tidak hanya membuatnya menjadi seorang hamba yang lebih baik, tetapi juga mengantarkan mereka terus memperdalam ilmu agama, hal itu juga ternyata membuat mereka tergugah hatinya menjadi seorang pendakwah, yang pertama : 1. Teguh Permana, band yang dahulu sangat familiar dengan lagu-lagunya yang menarik dan menggugah hati setiap pendengarnya, tiba-tiba menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak munculnya kembali sang vokalis Vagetoz ini rupanya bukan tiada alasan, ternyata karena sang vokalis menemukan jalan terang mengantarkan penyanyi yang dikenal lewat lagunya yang berjudul saat kau pergi dan kehadiranmu ini menuju jalan hijrah. Hidayat telah merubah pria asal Sukabumi Jawa Barat ini menjadi sosok yang lebih baik dan san...

Kisah Mualaf Putra Sulung BOS FERRARI dan Juventus Edoardo Agnelli

Sebuah fakta baru terungkap dari lingkaran keluarga konglomerat Italia Gianni Agnelli, seperti diketahui adalah pemilik dua brand olahraga dunia yaitu klub sepakbola Juventus dan tim Formula One Ferrari. Selain itu ia juga memiliki brand otomotif merk Fiat, terlepas dari cerita mega itu putra sulungnya Edoardo Agnelli memiliki cerita yang memilukan. Edoardo yang pernah menjadi petinggi Juventus itu memilih keluar dari lingkaran kehidupan keluarganya dengan menjadi mualaf, tak banyak orang tahu siapa Edoardo, Edoardo sebenarnya sudah terbiasa dengan beberapa hal semisal bisnis sepakbola dan otomotif, Edoardo tak seperti sang ayah yang dikenal sebagai pebisnis ulung dan ahli bernegosiasi. Edoardo lebih senang menghabiskan waktunya dengan membaca buku-buku filsafat hingga tertarik dengan hal mistis yang pada akhirnya membawa Edoardo memilih untuk menjalani pendidikannya di Princeton University New Jersey Amerika Serikat, disini Edoardo memperdalam ketertarikannya tentang sastra filsafat d...